Mengetahui Cara Menggunakan Centrifuge dan Macam – Macamnya

Centrifuge dan Penggunaannya

Sudahkah Anda mengetahui cara menggunakan Centrifuge dengan baik dan benar dan macam-macamnya? Berikut penjelasan serta pengertian dari sentrifugasi.

Salah satu teknik pemisahan campuran yang penting selain destilasi ialah sentrifugasi. Pengertian Sentrifugasi adalah teknik pemisahan campuran yang dilakukan dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Teknik ini paling sering digunakan ketika berhubung dengan bidang biokimia, utamanya pada pemisahan makromolekul atau koloid dari cairan lain. 

Penggunaan Centrifuge di Laboratorium

Sentrifugasi sangat berguna pada penelitian dan analisis biomolekuler karena dalam proses pemisahannya, tidak terjadi kerusakan struktur sample. Seperti pada pemisahan protein-protein dalam sample, pemisahan sukrosa, selulosa, virus dan beragam makromolekul lainnya.

Aplikasi Sentrifugasi

  1. Untuk Pemisahan bubuk kapur dari air
  2. Pemisahan lemak dari susu untuk membuat susu skim (skimmed milk)
  3. Pemisahan komponen urin dari darah dalam analisis forensik

Dasar Teori Sentrifugasi

Sampel yang akan dipisahkan dimasukkan ke dalam tabung uji (test tube) kemudian di masukkan dalam alat sentrifuge (centrifuge). Alat sentrifuge akan memutar tabung uji (test tube) dengan kecepatan tertentu, kemudian molekul dengan massa jenis yang lebih besar akan terfokus ke bagian dinding tabung sentrifuge sedangkan molekul dengan massa jenis yang lebih rendah akan terkumpul di bagian tengah (axis). Molekul yang berkumpul di dinding tabung akan membentuk massa yang lebih besar dan tertarik gravitasi sehingga berkumpul di bagian dasar tabung, sedangkan molekul yang memiliki massa jenis lebih kecil berada di bagian atas.

5425 w logo

Cek Katalog Produk Centrifuge IBS Disini!

Cara Penggunaan Sentrifus

  1. Untuk mengoperasikan colokkan alat pada stop kontak
  2. Siapkan sample yang akan diputar dan letakkan pada tempatnya secara simetris dan seimbang
  3. Jika persiapan sample telah selesai nyalakan mesin
  4. Kemudian set TIMER pada waktu yang dikehendaki dengan memutar knob,timer akan berhenti dengan sendirinya sesuai dgn capaian waktunya
  5. Pilih kecepatan dengan memutar SPEED
  6. Alat akan langsung berputar ditandai dengan lampu operation menyala.
  7. Tunggu sampai alat berhenti berputar lalu keluarkan sampel
  8. Matikan alat dengan menekan tombol POWER

Macam-macam Centrifuge

  • General Purpose Centrifuge

Model biasanya adalah tabletop (bisa diletakkan di atas meja) yang dirancang untuk pemisahan sampel urine, serum atau cairan lain dari bahan padat yang tidak larut. Centrifuge ini biasanya berkecepatan 0-3000 rpm, dan bisa menampung sampel dari 5-100 ml.

  • Micro Centrifuge

Micro Centrifuge Atau disebut juga microfuges, memutar microtubes khusus pada kecepatan tinggi. Volume micotubes berkisar 0.5-2.0 ml

  • Speciality Centrifuge

Merupakan centrifuge yang dipakai untuk keperluan yang lebih spesifik. Seperti microhematokrit centrifuges dan blood bank centrifuges, yang dirancang untuk pemakaian spesifik di laboratorium klinik.

  1. Microhematokrit centrifuge adalah merupakan variasi dari microcentrifuge yang dapat menampung sampel kapiler untuk pengukuran volume hematokrit pack cell.
  2. Blood bank Centrifuge adalah centrifuge yang dipakai dibank darah dan serologi yang dirancang untuk memisahkan sampel serologis dalam tabung.
  3. Centrifuge Berkecepatan Tinggi adalah ultracentrifuge yaitu centrifuge berkecepatan tinggi yang berputar dengan kecepatan diatas 50.000 rpm. Dilengkapi dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap dingin selama sentrifuges. Centrifuge ini lazim dipakai dilaboratorium penelitian.
  4. Refrigerated centrifuge adalah centrifuge berkecepatan tinggi yang berputar dengan kecepatan 0-20.000 rpm. Tipe Centrifuge ini dilengkapi dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap dingin selama sentrifuges. Centrifuge ini lazim dipakai dilaboratorium penelitian.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan centrifuge

  1. Centrifuge harus berada di tempat yang datar air
  2. Bersihkan dinding dalam dengan larutan antiseptic setiap minggu atau bila ada tumpahan atau tabung yang pecah
  3. Gunakan tabung sesuai ukuran tiap centrifuge
  4. Beban harus dibuat seimbang sebelum centrifuge dijalankan.
  5. Pastikan penutupnya telah menutup dengan baik dan kencang sebelum centrifuge dijalankan
  6. Periksa bantalan pada wadah centrifuge.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *