cara Menggunakan Pipet Tetes

Cara Menggunakan Pipet Tetes, Ilmuwan Muda Wajib Tahu!

Pipet adalah salah satu alat yang cukup penting fungsinya di sebuah laboratorium meskipun bentuknya kecil. Salah satu pipet yang paling sering digunakan adalah pipet tetes. Berikut panduan cara menggunakan pipet tetes dengan baik dan benar. Jenis pipet ini biasanya terbuat dari plastik atau kaca yang memiliki ujung bagian bawah agak meruncing. Sementara ujung atasnya ditutupi oleh karet. Dalam laboratorium Biologi hendaknya mengatahui macam-macam pipet yang ada diantaranya Pipet tetes, pipet volume, mikropipet serta pipet ukur.

Bagi seorang ilmuwan muda mengetahui cara menggunakan pipet tetes merupakan hal yang paling mendasar. Hal tersebut dikarenakan seorang ilmuwan nantinya akan akrab dengan peralatan tersebut ketika meneliti cairan maupun larutan dalam sebuah laboratorium. Selain itu, para ilmuwan muda juga perlu mengetahui apa saja fungsi pipet tetes tersebut. Adapun fungsinya adalah:

  • Membantu dalam pengambilan cairan yang sudah mendekati batas volume dengan mudah. Memang, dalam memindahkan larutan harus dilakukan dengan perlahan agar tidak terkontaminasi dengan benda maupun larutan lainnya.
  • Pipet tetes juga sering digunakan dalam mengambil indikator khusus yang jumlahnya sangat sedikit dan hanya beberapa tetes saja. Jadi, ketika Anda menggunakan pipet tetes ini jumlah cairan atau larutan yang dibutuhkan dan diambil akan semakin akurat.
  • Fungsi lainnya adalah untuk memindahkan cairan atau larutan pada tabung yang memiliki leher kecil. Hal ini karena pipet tetes memiliki ukuran yang cukup panjang dan kecil sehingga dapat menjangkau tabung dalam memasukkan cairan atau larutan yang diperlukan sesuai dengan takaran.

Bagaimana cara menggunakan Pipet Tetes?

Prinsip pipet tetes adalah penerapan tekanan udara dalam tabung yang besarannya diatur dari seberapa kuat kita memencet bagian karet di ujung pipet tetes. Cairan bisa masuk ke dalam tabung pipet tetes dengan cara memperkecil tekanan di dalam badan pipet. Caranya adalah dengan memencet terlebih dahulu karet pada ujung pipet. Setelah Anda memencetnya secara perlahan, maka masukkan ujung bawahnya yang memiliki diameter kecil ke cairan atau larutan.

Setelah Anda pencet maka bisa dilanjutkan dengan mencelup sebagian ujung pipet dan karet yang kita tekan tadi dilepaskan secara perlahan. Tujuannya agar cairan yang diambl bisa masuk ke dalam badan pipet. Namun, jika Anda ingin mengeluarkan cairan tersebut, maka caraya adalah perbesarlah tekanan di dalam badan tabung. Lalu, lanjutkan dengan memencet karet tersebut. Ukurannya adalah satu tetes sama dengan satu pencetan.

Perawatan pipet tetes

Setelah Anda mengetahui cara menggunakan pipet tetes, maka penting pula untuk mengetahui bagaimana cara merawatnya. Perawatan pipet tetes yang baik bukan hanya untuk memudahkan Anda saja tetapi juga agar dapat awet dan tidak rusak untuk penggunaan selajutnya. Berikut ini beberapa tips menjaga pipet tetes tersebut.

  • Periksa kembali pipet tetes setelah digunakan dan cek kembali apakah ada larutan yang tersisa di dalamnya. Buanglah sampai benar-benar bersih dan berhati-hatilah agar larutan tersebut tidak terkontaminasi dengan bahan lainnya yang digunakan.
  • Saat melakukan pencucian, sebaiknya cucilah dengan air bersih tanpa menggunakan sabun. Pastikan pula tidak tersentuh dengan berbagai bahan lain di pipet sebelumnya. Dengan demikian akan lebih mudah digunakan dan steril untuk larutan lainnya.
  • Jika larutan tersebut cukup berbahaya, sebaiknya bisa dicuci menggunakan air sabun. Namun pastikan agar tangan tidak terkena secara langsung. Lalu, proses pengeringannya bisa dilakukan menggunakan tisu maupun lap khusus dan simpanlah pada suhu yang sejuk. Simpanlah pada keadaan terbalik, tujuannya agar air bisa turun dan mempercepat proses pengeringan.

Itulah cara menggunakan pipet tetes dan panduan perawatannya bagi para ilmuwan muda. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam hal pengaplikasian pipet tetes di laboratorium.

 

Keahui lebih banyak tentang mikropipet dengan lihat katalog produk berikut ini.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.