cara menggunakan shaker laboratorium

Begini Cara Tepat Menggunakan Shaker Laboratorium

Shaker merupakan salah satu instrumen laboratorium. Alat ini biasanya digunakan untuk proses homogenisasi zat atau penyeragaman zat hingga memiliki ukuran partikel yang sama. Shaker sering menjadi homogenizer karena dinilai lebih efektif dalam menyeragamkan larutan jika dibandingkan dengan instrumen serupa (misalnya stirrer).

Shaker yang beredar saat ini telah berfungsi secara otomatis. Artinya, seluruh gerakan alat tidak lagi dihasilkan secara manual, melainkan telah terotomatisasi sehingga Anda cukup mengikuti petunjuk atau buku manual saat menggunakannya. Meski begitu, Anda tidak boleh sembarangan menggunakan shaker karena dapat merusak alat. Berikut ini cara tepat menggunakan shaker laboratorium.

Mengenal prinsip kerja shaker

Sebelum mengetahui bagaimana penggunaan shaker laboratorium yang tepat, ada baiknya Anda mengenal prinsip kerja shaker terlebih dahulu. Tujuannya tak lain adalah memahami bagaimana seharusnya shaker bekerja dan bagaimana Anda menggunakan shaker sesuai dengan ketentuan.

Pada dasarnya, prinsip kerja shaker adalah memanfaatkan getaran untuk melakukan proses homogenisasi. Getaran ini ditimbulkan oleh motor mesin yang biasanya dialiri listrik. Platform kemudian menerima getaran tersebut hingga sampel yang diletakkan pada permukaannya pun ikut bergerak satu arah (seperti jungkat-jungkit).

Cara menggunakan shaker dengan tepat

Dengan seluruh proses yang telah terotomatisasi, penggunaan shaker sangat mudah dan minim risiko. Namun hal ini tentu tidak dapat dijadikan alasan Anda untuk tidak berhati-hati saat menggunakan shaker. Berikut cara menggunakan yang tepat dan aman.

  1. Nyalakan shaker dengan menghubungkan alat pada sumber listrik.
  2. Aktifkan mesin dengan menekan tombol “Power”. Tombol ini biasanya terletak di bagian depan mesin shaker.
  3. Letakkan sampel pada bagian platform. Perlu diperhatikan, gunakan wadah penampung sampel yang sesuai dengan jenis shaker. Misalnya, untuk platform shaker gunakanlah wadah penampung beralas datar seperti labu erlenmeyer agar sampel tetap stabil.
  4. Atur kecepatan getaran dengan memutar tab “Speed”. Beberapa jenis shaker mungkin memiliki pengaturan tambahan seperti sudut ayun dan arah gerakan, Anda tinggal menyesuaikannya saja.
  5. Biarkan alat melakukan proses homogenisasi.
  6. Hentikan alat jika sampel telah terlihat homogen.

Beberapa hal yang harus diperhatikan

Menggunakan shaker memang mudah. Anda tinggal menekan tombol dan melakukan beberapa pengaturan maka alat akan bekerja dengan sendirinya. Namun, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, perhatikanlah hal-hal berikut saat menggunakan shaker.

  • Sampel yang akan diuji sebaiknya tidak melebihi kapasitas maksimum wadah penampung. Misalnya, jika Anda sedang melakukan eksperimen bahan kimia eksplosif, usahakan sampel tidak melebihi 20% labu
  • Pastikan bagian platform (tempat menyimpan sampel) dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Usahakan untuk selalu membersihkan sisa zat yang tumpah atau kotoran lainnya setelah menggunakan shaker. Kotoran hanya akan menghambat rotasi mesin motor shaker.
  • Bersihkan mesin shaker dengan rutin, terutama pada bagian platform. Anda bisa menggunakan kain lembut bersih dan cairan pembersih untuk menghilangkan kotoran. Namun usahakan untuk tidak menggunakan pembersih berbahan alkali atau asam.
  • Lakukan dekontaminasi dan desinfeksi secara rutin. Gunakan alkohol 75% untuk membunuh mikro-organisme yang berpotensi menjadi kontaminan pada shaker.
  • Jangan lupa untuk melakukan kalibrasi shaker secara rutin setiap tahun, Langkah ini akan mempertahankan keawetannya.
  • Selalu gunakan mesin shaker sesuai dengan petunjuk penggunaan yang terdapat di buku manual mesin. Apabila menemukan kesulitan saat penggunaan, segera hubungi tempat Anda membeli shaker.

Cara menggunakan shaker laboratorium memang mudah. Anda cukup menekan beberapa tombol maka mesin akan bekerja secara otomatis. Belum memiliki shaker untuk laboratorium Anda? Segera dapatkan melalui website resmi Inifinit Bioanalitika Solusindo (IBS). IBS merupakan distributor alat-alat laboratorium terlengkap di Indonesia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.