Simbol bahan kimia

Deretan Simbol Bahan Kimia yang Sering Dijumpai di Kehidupan Sehari-hari

Sebagian besar bahan kimia diwakili secara simbolis oleh dua huruf, umumnya dua huruf pertama dari namanya. Dalam beberapa kasus, huruf pertama digabungkan dengan beberapa huruf lain dari namanya, terutama ketika dua huruf pertama bahan kimia tersebut telah digunakan untuk mewakili bahan kimia lain.Beberapa bahan kimia bahkan memiliki simbol yang tidak memiliki hubungan dengan namanya. Yuk, ketahui deretan simbol bahan kimia berbahaya yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari di bawah ini!

Hipoklorit

Contoh bahan kimia yang memiliki simbol Ca(ClO)2 ini biasanya dikenal sebagai kaporit – senyawa reaksi yang sering digunakan untuk pengolahan air serta bahan zat pemutih. Bahan kimia yang disebut juga sebagai kalsium hipoklorit ini memiliki tingkat kestabilan yang cukup baik, dan mengandung klor yang lebih banyak jika dibandingkan dengan natrium hipoklorit atau cairan pemutih. Sayangnya jika zat ini masuk ke dalam tubuh, maka bisa menyebabkan kematian.

Natrium hipoklorit

Natrium hipoklorit dengan simbol NaClO ini terdiri dari kation natrium dan anion hipoklorit. Bahan kimia ini juga bisa dianggap sebagai garam natrium dari asam hipoklorida. Jika natrium hipoklorit dilarutkan dalam air maka sumber api akan mati, bahan kimia ini juga dikenal sebagai produk pemutih. Senyawa ini dapat digunakan secara efektif untuk pemurnian air dan digunakan dalam skala besar untuk pemurnian permukaan, pemutihan, penghapusan bau dan desinfeksi air.

Baca Juga: Nama Alat-Alat Laboratorium yang harus Anda ketahui

Larutan natrium hipoklorit ini umumnya disebut pemutih, meskipun pemutih rumah tangga juga mengandung sejumlah kecil senyawa lain, termasuk natrium hidroksida dan kalsium hipoklorit.

Hidrogen peroksida

Zat kimia dengan sifat asam lemah bersimbol H2O2 ini berbentuk cairan tanpa warna, sedikit lebih kental dibandingkan air, tetapi termasuk agen pemutih yang kuat. Bahan kimia ini terbuat dari hidrogen (H2) dan oksigen (O2). Tidak hanya dimanfaatkan sebagai pemutih, H2O2 juga digunakan sebagai antiseptik dan sejumlah produk industri rumahan. Dengan konsentrasi rendah (3-9%), bahan kimia ini umum dipakai sebagai campuran aplikasi obat hingga bleaching rambut.

Hidrogen peroksida dapat membantu tanaman Anda tumbuh lebih baik. Mencampurkan 32 bagian air ke satu bagian hidrogen peroksida dapat membantu menyalurkan oksigen ke akar tanaman, dan sebagai hasilnya, tanaman bisa tumbuh lebih cepat dan lebih kuat. Hidrogen peroksida juga dapat digunakan untuk mencegah pembusukan akar dan pembentukan jamur.

Karbon

Bahan kimia berbahasa Inggris carbon ini memiliki simbol C. Bahan kimia ini kerap ditemukan di berbagai produk makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan-makanan yang mengandung karbon di antaranya adalah telur, roti, ikan, hingga gula pasir. Secara umum, karbon terkandung dalam produk makanan yang mengandung lemak dan protein. Cara mengetahui apakah produk makanan tertentu mengandung karbon atau tidak juga mudah. Cukup bakar saja. Karbon terhitung sebagai bahan kimia yang mudah terbakar alias zat terbakar langsung. Bila makanan berubah jadi hitam, berarti makanan tersebut mengandung karbon.

Silikon

Silikon adalah elemen kimia dengan simbol Si dan nomor atom 14. Bahan kimia ini adalah padatan kristal keras dan getas dengan kilau logam biru-abu-abu. Silikon adalah anggota kelompok 14 dalam tabel periodik: karbon di atasnya; dan germanium, timah, dan timah di bawahnya.

Bahan kimia ini tidak hanya digunakan untuk membuat gelas, namun juga untuk membuat tembikar. Silikon juga bagian penting komputer. Di dalam komputer atau bahkan televisi terdapat kotak hitam kecil yang disebut chips. Para ilmuwan meratakan kristal silikon menjadi lingkaran kecil yang disebut wafer

Itulah informasi deretan simbol bahan kimia yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Selain itu ada juga bahan kimia yang tidak boleh langsung kontak dengan kulit karena bisa mengganggu kesehatan manusia. Ada bahan kimia yang extremely flammable amat sangat mudah untuk terbakar (memiliki titik nyala dan titik didih tertentu yang memiliki pengaruh kelembaban), cairan mudah terbakar, corrosive korosif, hingga toxic beracun (merkuri klorida & arsen triklorida), dan gas amat mudah terbakar. Selain itu hindari beberapa zat dengan simbol bahan kimia bahaya dari bahan, seperti kode xn (harus hindari kontak langsung dengan kulit), kode xi (bahaya iritasi), Semoga bermanfaat!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *