Fungsi Corong dalam Dunia Penelitian dan Jenis-jenisnya

Fungsi corong yang sebenarnya, ternyata tidak semua orang mengetahuinya. Sebagian besar orang beranggapan bahwa corong ini hanya digunakan untuk memindahkan zat berbentuk cair dari satu tempat ke tempat yang lain. Padahal, lebih dari itu, dalam dunia penelitian, corong mempunyai beberapa fungsi. Berikut ini ulasan lengkap tentang fungsi corong, sekaligus jenis-jenis dan cara penggunaannya.

 

Bagian-Bagian dan Ukuran Corong

Secara garis besar, corong hanya mempunyai dua bagian, yaitu mulut dan batang corong. Jika dilihat dari bahannya, ada dua jenis corong, yaitu corong dengan bahan karet atau plastik dan corong dengan bahan gelas. Meskipun sama-sama digunakan untuk memindahkan cairan, namun jenis cairan inilah yang akan membedakan corong jenis mana yang akan digunakan.

Khusus untuk corong gelas, ada beberapa ukuran yang disediakan, dari terkecil hingga terbesar. Beberapa diameter corong yang tersedia antara lain 50, 75, 100, 150, dan 120 mm. Sedangkan, untuk panjangnya disesuaikan dengan besar diameter atasnya tersebut.

 

Jenis-Jenis Corong

Jika dilihat dari bentuk dan peruntukannya, terdapat beberapa jenis corong. Berikut ini beberapa di antaranya

 

1. Corong Gelas (Funnel Conical)

Corong inilah yang paling sering digunakan dalam dunia penelitian. Bentuknya sama seperti corong pada umumnya, hanya saja bahan yang digunakan dari gelas, karet, atau plastik. Biasanya, corong ini digunakan untuk memindahkan larutan dari satu tepat ke tempat lain atau bisa juga digunakan untuk proses penyaringan dengan terlebih dahulu melapisi bagian atasnya dengan kertas saring.

 

2. Corong Bucher

Corong jenis lain yang juga sering digunakan dalam penelitian adalah corong bucher. Corong tidak hanya digunakan untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain, namun sekaligus menyaring cairan yang dipindahkan tersebut. Tak heran jika benda ini biasanya lebih banyak digunakan untuk memindahkan suatu larutan yang membutuhkan penyaringan. Dalam penggunaannya, corong ini membutuhkan bantuan pompa vakum.

 

3. Corong Pisah (Separatory Funnel)

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, corong ini lebih spesifik lagi, baik bentuk maupun fungsinya. Dilihat dari bentuknya, corong yang terbuat dari kaca ini mempunyai bagian atas yang bulat dengan lubang pengisian berada di bagian atas, di mana bagian bawahnya terdapat katub. Sedangkan jika dilihat dari fungsinya, corong ini digunakan untuk memisahkan dua cairan yang mempunyai massa jenis berbeda pada proses ekstraksi.

 

Fungsi Corong

Seperti dijelaskan sebelumnya, corong mempunyai fungsi yang berbeda untuk setiap jenisnya. Hanya saja, secara garis besar fungsinya sama, yaitu memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain serta sebagai tempat untuk proses ekstraksi. Berikut lebih lengkapnya fungsi corong tersebut:

  1. Alat untuk memindahkan atau memasukkan cairan atau larutan dari satu tempat ke tempat yang lain yang mempunyai mulut kecil, seperti botol, labu ukur, atau buret.
  2. Alat untuk membantu dalam proses penyaringan suatu larutan, dengan terlebih dahulu melapisi bagian atasnya dengan kertas saring.
  3. Alat untuk membantu dalam proses ekstraksi suatu larutan hingga dua cairan dapat terpisah hanya dalam satu alat.

 

Cara Membersihkan Corong

Agar corong dapat awet, terawat, dan terhindar dari kontaminasi, harus dibersihkan setiap kali akan digunakan maupun setelah selesai penggunaan. Adapun cara membersihkannya cukup mudah. Anda tinggal mencuci dengan menggunakan air dan sabun, kemudian bilas dengan air bersih. Setelah itu, keringkan dengan lap yang lembut dan simpan di tempat yang aman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *