Jenis dan Fungsi Pipet Volume

Bagi anda yang sering berada di laboratorium pastinya sudah sangat kenal dengan pipet volume. Jika dulu di SMA gemar dengan pelajaran IPA pastinya juga sudah sangat akrab dengan benda ini. Fungsi Pipet Volume ternyata sangat beragam dan sangat berguna bagi orang yang melakukan uji coba. Walaupun alat ini terlihat sangat sederhana namun proses pembuatan benda ini dibutuhkan ketelitian. Selain ketelitian alat ini juga harus diukur dengan teknik teknik yang sangat presisi dan harus memenuhi tingkat ketepatan tertentu agar tercipta dengan baik.

Fungsi Pipet Volume

Fungi pipet volume adalah untuk memindahkan cairan-cairan yang digunakan dalam proses pengujian dengan jumlah mulai sangat kecil hingga ukuran lainnya yang diinginkan sang penguji. Caranya adalah dengan menyedot cairan yang akan dipindahkan dengan menggunakan mulut secara perlahan lahan. Sehingga sangat penting sekali untuk selalu ingat saat menggunakan alat ini harus cukup berhati hari terutama saat akan memindahkan berbagai jenis cairan yang berbahaya.

Pipet Volume sangat penting digunakan dalam pengujian pengujian biologi, seperti biologi molekular, dan juga pengujian pengujian kimia yang masuk dalam bagian kimia analitik. Tidak hanya disitu saja, namun berbagai praktek ilmu kedokteran juga membutuhkan pipet volume. Alat ini umumnya dibuat dengan bahan bahan yang transparan, dan sangat membantu dalam memindahkan berbagai macam jenis cairan dan zat cair lainnya.

Bentuk Pipet Volume

Pipet sendiri adalah sebuah alat yang mempunyai bentuk silinder dan cukup panjang. Jika diamati lebih lanjut bentuk pipet akan menyerupai bentuk sedotan minuman. Umumnya terbuat dari bahan gelas atau beling dan transparan. Umunya juga alat ini menggunakan satuan ukur mililiter atau ml. Sehingga dengan bentuk dan ukuran tersebut pipet sangat cocok dan sangat membantu proses pengujian tertentu yang membutuhkan tingkat keakuratan tinggi. Jenis pipet sebenarnya cukup bermacam macam oleh karena itu sangat penting untuk memahami jenis dan juga kegunaannya agar tidak salah pakai dan mengakibatkan kegagalan dalam proses pengujian.

Jenis Jenis Pipet beserta fungsinya

Pipet jenis yang berbeda tentunya akan memberikan manfaat yang berbeda pula, berikut ini adalah beberapa jenis pipet.

1. Pipet atau chemical dropper

Pipet ini berfungsi dan berguna sebagai alat untuk memindahkan sejumlah cairan. Pipet ini mempunyai tingkat presisi dan juga juga tingkat akurasi yang tinggi. Pipet ini terdiri dari dua jenis yaitu yang pertama adalah mikropipet yang mempunyai ukuran sangat kecil hingga kecil. Yang kedua adalah jenis makro dengan ukuran dan juga volume cairan yang lebih besar dari jenis yang pertama.

2. Pipet ukur

Pipet jenis ukur ini juga sering disebut dengan measuring pipet. Pipet ini mempunyai ukuran yang paling besar hingga mencapai 50 ml dan berguna juga untuk memindahkan berbagai jenis larutan dalam proses uji coba.

3. Pipet tetes

Pipet tetes ini sangat unik karena mampu memindahkan berbagai jenis cairan dengan cara setetes demi setetes dari satu wadah ke wadah lainnya.

4. Pipet Buret

Pipet buret ini mempunyai fungsi yang sangat baik dalam mengukur sebuah cairan yang dikeluarkan pada saat proses titrasi.

5. Pipet Volume

Pipet jenis volume ini mempunyai bentuk yang lain dari pada jenis pipet lainnya. Fungsi Pipet Volume sebenarnya hampir sama dengan pipet lainnya. Bagian tengah atau bagian menggembung berguna untuk memindahkan dan mengambil cairan atau larutan dengan volume tertentu sesuai dengan label volume yang terdapat pada bagian yang menggembung. Dalam mengambil larutan bisa secara manual, namun juga bisa menggunakan alat penyedot yang disebut dengan pipet pump atau propipet.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *