Pipet Mikro: Pipet Akurat Dalam Penelitian

Pipet mikro, apakah anda pernah mendengarnya? Nah, untuk anda yang baru pertama kali mendengarnya, pastinya anda akan bertanya-tanya bukan! Namun, akan berbeda untuk seseorang yang sering melakukan penelitian, pastinya tidak akan asing dengan alat yang bernama pipet, salah satunya adalah pipet makro.

Pipet mikro, yang merupakan pipet akurat dalam penelitian

Saat ini, ada berbagai macam jenis serta ukuran dari pipet. Semuanya tergantung kepada tujuannya masing-masing. Ada yang dibentuk dari kaca maupun plastik. Keakuratan dari fungsi pipet sebenarnya sangat tergantung pada jenis pipet tersebut. Penggunaan pipet kaca biasanya hanya dapat memindahkan cairan yang bervolume tidak lebih 1 mL saja. Untuk memindahkan cairan yang memiliki volume lebih dari 1 mL, hingga 1000 mikroliter, banyak orang yang menggunakan mikropipet. Agar bisa mendapatkan hasil yang presisi terbaik dan akurat, maka seseorang cenderung memilih untuk menggunakan mikropipet. Jika menggunakan mikropipet, maka seseorang bisa mengatur berapa jumlah volume yang akan dibutuhkan selama masih pada skala volume pipet tersebut. Meskipun di setiap tempat yang memproduksi pipet mikro sudah merancangnya dengan pengaturan yang akurat, namun tetap saja pipet mikro haruslah dikalibarasi oleh laboratorium. Bila perlu, laboratorium yang dipilih adalah laboratorium yang telah terakreditasi.

Tentunya, kalibrasi ini sangatlah penting untuk dilakukan agar menjaga nilai standar. Laboratorium tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang pengaturan yang telah dipasang di sebuah mikropipet. Selanjutnya, membandingkannya dengan nilai standar serta berdasarkan aturan yang telah berlaku sebelumnya. Dalam melakukan kallibrasi tentunya bukanlah hal yang mudah. Di dalamnya melibatkan banyak prosedur, dan tentunya harus diketahui dengan baik. Ketelitian mengenai tepatnya volume cairan dari sebuah mikropipet sangat penting untuk diperhatikan. Bukan hanya itu saja, seseorang yang menjadi operator, juga harus mengikuti pelatihan secara khusus mengenai pengoperasian serta keakuratan penggunaan dari sebuah pipet mikro.

Prosedur penggunaan pipet mikro

Dalam pemakaian pipet mikro, yang harus dicermati adalah volume cairan yang hendak dipindahkan. Nah, di bawah ini ada beberapa tahapan dalam menggunakan pipet mikro, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengatur volume

Pada setiap mikropipet telah dilengkapi bagian pengaturan volume yang berada di kepala pipet.

Untuk mengatur volume, anda hanya tinggal memutar-mutar pada bagian kepala pipet, kemudian mencermati angka yang tertera pada bagian tengah mikropipet tersebut.

  • Memasang tips

Anda bisa menancapkan ujung mikropipet sesuai dengan tips yang dibutuhkan. Selain itu, pastikan bahwa tips tersebut terpasang dengan benar.

  • Mengambil dan mengeluarkan larutan sampel

Jika tips sudah terpasang, maka tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah menekan tombol knop hingga hambatan pertama.

  • Memastikan bahwa tips sudah tercelup ke dalam larutan sampel

Selanjutnya adalah lepaskan tekanan pada tombol knop dengan perlahan supaya cairan bisa tertarik ke dalam mikropipet. Untuk memindahkan sampel yang telah diambil, maka anda hanya perlu menekan tombol knop hingga hambatan kedua.

  • Penggunaannya disesuaikan dengan volume yang hendak diukur

Untuk mendapatkan reprodusibilitas secara maksimal, maka yang harus diperhatikan adalah persisten pada kehalusan dan kecepatan ketika menekan serta membebaskan penyedot. Kedalaman penyedotan yang persisten dan cukup. Posisi pemipetan kira-kira vertikal. Selain itu, yang harus diperhatikan adalah jangan sampai terdapat gelembung udara.

Untuk anda yang ingin mendapatkan alat yang tidak cepat rusak dan memperoleh hasil yang akurat, maka anda bisa memilih menggunakan pipet mikro.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *