rumus viskositas

Ketahui Lebih Banyak Manfaat Rumus Viskositas

Viskositas adalah tingkat daya tahan yang dimiliki oleh suatu fluida atau cairan dan dihasilkan dari tegangan geser antara molekul air yang terkandung dalam cairan tersebut. Besaran energi laju aliran dari suatu cairan dapat ditentukan melalui materi viskositas. Terdapat dua macam viskositas fluida yakni viskositas untuk fluida newton dan non-newtonian.

Pada viskositas newton, cairan Newtonian memiliki viskositas yang konstan karena adanya hambatan yang besar saat meningkatkan gaya. Cairan Newtonian akan tetap bertindak seperti cairan dan tidak bergantung pada berapa banyak gaya yang dimasukkan. Sedangkan, cairan non-newtonian memiliki viskositas yang tidak konstan dan bergantung kepada gaya yang diterima lapisan fluida tersebut. Contoh dari cairan viskositas non-newtonian adalah slime dan pasir magnet yang konsistensinya dapat berubah-ubah.

Faktor yang Mempengaruhi Viskositas

Contoh viskositas faktor yang mempengaruhi viskositas, diantaranya yakni tekanan. Viskositas zat cair akan naik seiring dengan kenaikan tekanan dari zat cair tersebut. Suhu juga dapat mempengaruhi viskositas, karena jika suhu naik maka viskositas cairan akan turun. Sebaliknya, gas viskositas akan naik jika suhu juga naik. Kehadiran zat lain juga dapat mempengaruhi viskositas suatu zat, seperti penambahan suspensi.

Baca Juga : Viskositas: Definisi, Pengaruh, dan Contohnya

Kekuatan antar molekul zat cair juga dapat mempengaruhi viskositas cairan, karena viskositas zat cair akan naik seiring dengan naiknya ikatan hidrogen pada cairan tersebut. Berat molekul, ukuran dan konsentrasi larutan juga dapat mempengaruhi viskositas dinamis. Semakin tinggi berat molekul, semakin tinggi pula viskositasnya. Begitu pula dengan konsentrasi larutan, karena secara kuantitatif partikel yang larut, maka gesekan antar partikel akan semakin tinggi sehingga viskositas juga akan naik, itulah contoh soal viskositas.

Manfaat Rumus Viskositas dalam Kehidupan

 

1. Proses Produksi Makanan

Rumus viskositas sangat berarti dalam produksi makanan karena viskositas digunakan hampir di setiap proses produksi. Ketika temperature ditambah, maka kekentalan makanan pun akan meningkat, begitupun sebaliknya dan hal tersebut mengacu kepada zat tepung serta glukosa yang ada dalam makanan tersebut.

Viskositas antara saus, mayones dan sup tentu berbeda, sehingga pengkuran temperature viskositas sangat diperlukan untuk menghasilkan konsistensi makanan yang tepat. Viskositas juga bermanfaat dalam proses quality control, karena viskositas dapat memisahkan antara zat makanan yang berkualitas maupun tidak.

2. Pelumasan Kendaraan

Rumus viskositas juga sangat berguna dalam proses pelumasan kendaraan, karena viskositas oli dapat mempengaruhi suhu silinder, gear dan mesin kendaraan Anda serta mempengaruhi gesekan di dalam mesin. Viskositas pada pelumas kendaraan dihitung dengan satuan viskositas kinematik  yang dihitung melalui perbandingan antara waktu tempuh dan jarak yang ditempuh dalam tabung viskometer kapiler.

Itulah mengapa, beberapa minyak pelumas dapat meluncur lebih lancar saat temperature panas, dan ada pula minyak pelumas yang bekerja lebih baik saat kondisi cuaca dingin. Ada pula minyak pelumas dengan kemampuan resistance (viscosity index) yang tinggi karena tahan dari perubahan temperature. Minyak pelumas dengan viscosity index yang tinggi akan lebih hemat dalam penggunaan oli serta dapat menghemat konsumsi dari bahan bakar kendaraan tersebut untuk kecepatan terminal.

3. Kesehatan

Dalam dunia kesehatan, rumus viskositas sangat diperlukan untuk mengukur kekentalan darah yang dipengaruhi oleh viskositas plasma dan hematrocrit. Kekentalan darah dapat mendeteksi beragam penyakit. Misalnya, pada pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular akut seperti stroke dan serangan jantung, viskositas plasma akan lebih tinggi. Selain itu, anemia, epidemi postmenopause, serta penyakit lainnya juga dapat dideteksi dengan viskositas.

4. Infustri Manufaktur

Dalam industry manufaktur, viskositas sangat berperan dalam pengukuran kekentalan pelumas yang akan digunakan dalam mesin. Jika pelumas memiliki viskositas yang terlalu tinggi, maka pelumas bisa menyumbat mesin sehingga menghambat proses manufaktur. Sedangkan, jika pelumas memiliki viskositas yang terlalu rendah, maka komponen manufaktur malah akan mendapatkan perlindungan yang terlalu sedikit saat bergerak.

Itulah manfaat dari viskositas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengukuran viskositas, Anda bisa menggunakan viscometer yang digunakan untuk mengukur kekentalan suatu zat cair dengan instan. Infiniti Bioanalitika Solusindo (IBS) menyediakan viscometer automatic yang bisa Anda gunakan untuk mengukur viskositas dengan akurat. Anda bisa mengunjungi website ibs.co.id untuk keterangan lebih lanjut.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *