produk water bath

Water Bath Adalah? Berikut pengertian, Manfaat, Fungsi, dan Jenisnya

Pada dasarnya water bath adalah alat yang digunakan sebagai pemanas cairan atau bahan kimia. Dalam sebuah laboratorium, keberadaan alat yang canggih sangat diperlukan. Tujuannya adalah untuk mendukung kinerja para pekerja laboratorium dengan aman dan nyaman. Salah satu alat tersebut di antaranya adalah water bath. Seiring perkembangan teknologi laboratorium khususnya di bagian medis, secara tidak langsung juga membuka peluang untuk terus menciptakan peralatan medis yang lebih baik. Berikut ulasan mengenai water bath yang perlu Anda ketahui.

Apa itu water bath?

Water bath adalah sebuah alat yang berbentuk seperti oven dan sering digunakan di laboratorium untuk berbagai keperluan. Salah satunya adalah untuk pemanas dalam suhu konstan dalam inkubasi mikrobiologi. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan heater kering. Heater ini nantinya akan dikontrol oleh sebuah thermostat. Saat dihidupkan maka arus listrik akan memberikan tenaga untuk menghasilkan panas dan membuat suhunya semakin tinggi.

Bagian sensor thermostat biasa ditempatkan di area water bath dan akan menjadi panas. Sehingga cairan yang ada akan memuai. Hampir di tiap water bath dilengkapi dengan sebuah interface atau indikator. Indikator ini ada yang dalam bentuk digital maupun analog.

Fungsi water bath yang perlu Anda tahu

Lalu, apa fungsi water bath dalam ilmu mikrobiologi dan medis? Setidaknya fungsi utama water bath adalah sebagai pemanas yang digunakan sebagai media untuk menyeragamkan larutan. Penyeragaman larutan menggunakan water bath dilakukan dengan suhu rendah yakni berkisar antara 30 derajat hingga 100 derajat celcius.

Sementara itu, fungsi sederhana dari water bath adalah untuk memanaskan bahan kimia yang mudah terbakar dengan mudah. Anda pun tidak perlu memanaskan bahan kimia di laboratorium menggunakan api terbuka. Dengan demikian, risiko kebakaran dapat terhindari dan Anda makin aman dalam melakukan pengerjaan proyek laboratorium.

Jenis water bath

Berdasarkan jenisnya, water bath dibagi menjadi tiga yang memiliki bagian maupun cara kerja yang berbeda. Anda bisa memilih water bath tersebut berdasarkan kebutuhan di laboratorium. Adapun ketiga jenis water bath adalah sebagai berikut:

  • Water bath bersirkulasi

Pertama ada water bath yang bersirkulasi dan disebut juga dengan stirres. Penggunaannya ideal untuk diterapkan pada suhu yang beragam dan konsisten. Penggunaan water bath ini digunakan untuk melakukan percobaan enzimatik maupun serologi. Air ini secara keseluruhan menyebar ke seluruh bagian water bath. Penyebaran inilah yang membuat suhunya menjadi konsisten dan seragam.

  • Water bath non-sirkulasi

Jenis kedua dari water bath adalah non-sirkulasi. Cara kerjanya berbeda dari jenis yang pertama. Bila water bath sirkulasi mengandalkan keseragaman air yang dipanaskan, untuk jenis non-sirkulasi tidak tergantung keseragaman tersebut. Dalam penggunaannya juga ada alat khusus yang digunakan sebagai pengaduk. Fungsi alat pengaduk tersebut untuk membuat perpindahan panas yang ada menjadi lebih seragam.

  • Shaking water bath

Ketiga atau terakhir dari jenis water bath adalah shaking water bath. Keunggulannya jika dibandingkan kedua jenis sebelumnya, water bath ini memiliki kontrol terhadap getaran. Getaran inilah yang nantinya menggerakkan cairan yang digunakan. Anda bisa mengaktifkan dan menonaktifkan fitur ini sesuai kebutuhan. Pada ilmu mikrobiologi, adanya getaran yang konstan dapat membuat kultur sel cair berkembang dan membuatnya bercampur dengan udara.

Manfaat water bath

Keberadaan water bath memberikan banyak manfaat dalam dunia medis maupu mikrobiologi. Salah satunya adalah Anda dapat memanaskan cairan kimia yang mudah terbakar dengan cepat dan aman. Sebab, pada water bath dilengkapi dengan indikator untuk melihat kondisi panas yang ada. Namun, perlu diingat untuk mamanaskan suhu yang digunakan sebaiknya pada kisaran 90 derajat celcius atau lebih.

Manfaat lainnya adalah untuk menghindari hal tak terduga di laboratorium. Mengingat cairan kimia yang digunakan mudah terbakar, maka risiko laboratorium terbakar menjadi tinggi. Terutama bila memanaskan cairan kmia menggunakan api terbuka. Adanya water bath mengurangi risiko tersebut.

Dari ulasan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa water bath adalah alat penting dalam memanaskan cairan kimia yang sangat penting dalam laboratorium dan harus Anda cek secara berkala agar bisa digunakan dengan baik. Semoga informasi mengenai water bath ini dapat menambah wawasan Anda.

Ketahui lebih lanjut tentang water bath yang ada di produk katalog kami berikut ini.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *