macam macam pipet

Tips Menggunakan Pipet Dengan Benar

Saat anda akan mengaplikasikan pipet dalam berbagai kegiatan di lab maka harus diperhatikan dengan baik bagaimana cara untuk menggunakannya dengan cara yang tepat. Sehingga anda bisa mendapatkan ukuran cairan yang pas untuk dipindahkan dari suatu wadah ke wadah lainnya menggunakan pipet tersebut.

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan penggunaan pipet yaitu :

  • Pastikan anda menggunakan pipet yang memang sesuai dengan kebutuhan pemindahan cairan yang akan dilakukan sehingga jumlahnya sudah pasti pas
  • Cek ulang berapa volume cairan yang akan dipindahkan dan disesuaikan dengan volume yang ada pada masing-masing ukuran pipet anda
  • Cek dan pastikan tip pipet yang tepat yaitu bersih dari debu. Ada jaminan kualitas dari pipet tersebut dengan adanya nomor identifikasi. Perhatikan juga kelengkapan lainnya, tahan bahan kimia, transparan dan bagian kerahnya harus rapi serta halus
  • Pastikan anda memasang tip pipet dengan cara yang benar dan tepat, sehingga tidak akan terjadi kesalahan saat menggunakannya
  • Berhati-hatilah dengan adanya resiko kontaminasi baik dari sampel cairan ke pipet, antar sampel atau dari pipet ke sampel
  • Melakukan perawatan secara rutin dan kalibrasi berkala akan membuat pipet tersebut tetap valid saat digunakan untuk memindahkan cairan sesuai volume yang dibutuhkan

Mengaplikasikan pipet dengan baik dan benar adalah salah satu syarat yang harus anda perhatikan dengan baik. Jangan sampai kesalahan kecil yang dilakukan akan membuat adanya kesalahan besar pada hasil lab yang dilakukan. Jadi memahami fungsi pipet secara lebih mendalam akan membantu anda untuk bisa menggunakannya dengan baik sesuai bagiannya masing-masing agar tidak sampai tertukar untuk kebutuhan volume yang akan digunakan pada pipet.

 

4 62

Pipet Mikro: Pipet Akurat Dalam Penelitian

Pipet mikro, apakah anda pernah mendengarnya? Nah, untuk anda yang baru pertama kali mendengarnya, pastinya anda akan bertanya-tanya bukan! Namun, akan berbeda untuk seseorang yang sering melakukan penelitian, pastinya tidak akan asing dengan alat laboratorium yang bernama pipet, salah satunya adalah pipet makro. Produk yang satu ini juga identik sebagai perlengkapan medis di kala pandemi ini. Kira-kira, apa saja kegunaan mikropipet, pengertian, dan juga jenis-jenisnya?

Pipet Mikro, Alat Laboratorium yang Akurat

Saat ini, ada berbagai macam jenis serta ukuran dari pipet. Semuanya tergantung kepada tujuannya masing-masing. Ada yang dibentuk dari kaca maupun plastik. Keakuratan dari fungsi pipet sebenarnya sangat tergantung pada jenis pipet tersebut. Penggunaan pipet kaca biasanya hanya dapat memindahkan cairan yang bervolume tidak lebih 1 mL saja. Untuk memindahkan cairan yang memiliki kapasitas lebih dari 1 mL hingga 1000 mikroliter banyak orang yang menggunakan mikropipet. Agar bisa mendapatkan hasil yang presisi terbaik dan akurat, maka seseorang cenderung memilih untuk menggunakan mikropipet. Jika menggunakan mikropipet, maka seseorang bisa mengatur berapa jumlah volume yang akan dibutuhkan selama masih pada skala volume pipet tersebut. Meskipun di setiap tempat yang memproduksi mikro pipet sudah merancangnya dengan pengaturan yang akurat, namun tetap saja mikro pipet haruslah dikalibarasi oleh laboratorium. Bila perlu, laboratorium yang dipilih adalah laboratorium yang telah terakreditasi.

Tentunya, kalibrasi ini sangatlah penting untuk dilakukan agar menjaga nilai standar. Laboratorium tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang pengaturan yang telah dipasang di sebuah mikropipet. Selanjutnya, membandingkannya dengan nilai standar serta berdasarkan aturan yang telah berlaku sebelumnya. Dalam melakukan kallibrasi tentunya bukanlah hal yang mudah. Di dalamnya melibatkan banyak prosedur, dan tentunya harus diketahui dengan baik. Ketelitian mengenai tepatnya kapasitas cairan dari sebuah mikropipet sangat penting untuk diperhatikan. Bukan hanya itu saja, seseorang yang menjadi operator, juga harus mengikuti pelatihan secara khusus mengenai pengoperasian serta keakuratan penggunaan dari sebuah mikro pipet.

 

Fungsi serta Prosedur Penggunaan Pipet Mikro

Dalam pemakaian pipet yang mikro, yang harus dicermati adalah kapasitas cairan yang hendak dipindahkan. Nah, di bawah ini ada beberapa tahapan dalam menggunakan mikro pipet, diantaranya adalah sebagai berikut:

 

Mengatur volume

Pada setiap mikropipet telah dilengkapi bagian pengaturan volume yang berada di kepala pipet.

Untuk mengatur volume, anda hanya tinggal memutar-mutar pada bagian kepala pipet, kemudian mencermati angka yang tertera pada bagian tengah mikropipet tersebut.

 

Memasang tips

Anda bisa menancapkan ujung mikropipet sesuai dengan tips yang dibutuhkan. Selain itu, pastikan bahwa tips tersebut terpasang dengan benar.

 

Mengambil dan mengeluarkan larutan sampel

Jika tips sudah terpasang, maka tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah menekan tombol knop hingga hambatan pertama.

 

Memastikan bahwa tips sudah tercelup ke dalam larutan sampel

Selanjutnya adalah lepaskan tekanan pada tombol knop dengan perlahan supaya cairan bisa tertarik ke dalam mikropipet. Untuk memindahkan sampel yang telah diambil, maka anda hanya perlu menekan tombol knop hingga hambatan kedua.

 

Penggunaannya disesuaikan dengan volume yang hendak diukur

Untuk mendapatkan reprodusibilitas secara maksimal, maka yang harus diperhatikan adalah persisten pada kehalusan dan kecepatan ketika menekan serta membebaskan penyedot. Kedalaman penyedotan yang persisten dan cukup. Posisi pemipetan kira-kira vertikal. Selain itu, yang harus diperhatikan adalah jangan sampai terdapat gelembung udara.

Untuk anda yang ingin mendapatkan alat yang tidak cepat rusak dan memperoleh hasil yang akurat, maka anda bisa memilih menggunakan mikro pipet.

Berbagai Jenis Mikro Pipet

Jenis dari mikro pipet bisa dibedakan berdasarkan kapasitas cairan yang bisa diambil. Mikropipet memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan pipet yang berukuran makro. Berikut ini adalah kapasitas mikropipet yang paling umum ditemukan di pasaran adalah:

  • P20 yang memiliki cakupan volume 2 -20 µL
  • P200 yang memiliki cakupan volume 20 – 200 µL
  • P1000 yang memiliki cakupan volume 100 – 1000 µL

Selain ketiga mikropipet diatas, ada juga yang memimiliki ukuran P10 (0,5 – 10 µL), P5000 (1000 – 5000 µL), dan ada juga yang mengeluarkan mikropipet dengan ukuran P50 meski tidak banyak dan jarang ditemukan.

Selain dari kapasitas, jenis dari mikrop pipet juga bisa dibedakan berdasarkan warna dari ujungnya atau bagian tipnya. Bagian tip pada setiap mikropipet memiliki kode warna yang berbeda. Misalnya untuk ukuran P10 menggunakan tip warna putih hampir transparan, P20 dan P200 menggunakan tip warna kuning, P1000 menggunakan warna biru, P5000 juga menggunakan tip warna putih, dan sebagainya.

Kemudian tip yang digunakan pada mikropipet hanya digunakan satu kali saja alias disposable tip. Berguna untuk mencegah kontaminasi persilangan jika menggunakan tip yang sama untuk bahan yang berbeda.

Nah itu dia sedikit penejalasan mengenai mikropipet, semoga pengetahuan ini bisa membantu.

 

5 45

Micropipettes are Super advanced pipettes, it’s & explained!

Micropipettes are one of the laboratory devices that are also often called by many people with the term automatic pipette accuracy that can measure liquids up to microliter units, making this tool more widely used in laboratory studies Biology or Medicine. Eppendorf Research Plusis One of the most highly qualified micropipettes that meet the highest needs in precision and accuracy. This micropipette is one of the most commonly used pipettes in the world. In addition to safety and durability, the main focus of the design is ergonomic. For more information about Micropipettes, here is a description of functions, parts and how to use Micropipettes:

Micropipette function

Although it has the same micropipette function, it is as a tool to take or transfer liquids from one device to another, but micropipettes are the most highly accurate type of pipette. This means that only people associated with very small measurements will relate to this tool, such as researchers. Because, in general, to make a certain solution, sometimes the size of the liquid used is very small. That’s why, these pipettes are used.

Micropipette Parts

Before using it, you have to know more about micropipette parts. The following are important parts of micropipettes:

  1. Plunger button, serves to pump the fluid by pressing.
  2. The push button (tips ejector button), serves to release tips when it is finished using.
  3. The volume scale (volume scale), serves as the indicator of the liquid retrieval number.
  4. The shaft of the micropipette tip, serves as a liaison between the tips and micropipettes.
  5. Tips (pipette Tips), serves as a fluid container in the pipette.

How to use Micropipettes

Unlike other types of pipettes, the use of micropipettes should not be carelessly. There are stages to be done. Here are the steps:

1. Adjust the Volume as needed

You can adjust the volume by twirling the volume regulator in the pipette’s head. Pay attention to the numbers listed in the middle of the micropipette as you wish.

2. Installing Tips

Make sure the tips are installed correctly. Then, plug in the Micropipette tip with the appropriate tips. In this case, take note of the tips that fit the pipette you want to use.

3. Taking and removing liquids

  1. Press the Knop button about half the pressure (the first obstacle).
  2. Insert Micropipetke in liquid.
  3. Gently release the Knop button until the liquid enters the micropipette. Try not to get the air bubbles that come into the micropipette.
  4. Remove the Micropipette, then put it in another container.
  5. Press the Knop button until the pressure is full (the second barrier).
  6. Release the tips by pressing the tips ejector button.

Tips for treating and using micropipettes

Because it is special, the way of treatment should also be special. Do not allow the micropipette to be done after use. Do the following in order for Micropipettes to be maintained and maintained:

  1. Make sure the pipette to be used is clean from contamination.
  2. Use the Autoclave tool to steriliize the Micropipette.
  3. Always use tips when using Micropipettes.
  4. Use different tips for each different fluid to avoid contamination.
  5. Use a micropipette to fit the size of this tool, not more, because it will cause the level of accuracy to fall.
  6. When removing the pushbutton, do it slowly, don’t suddenly because it makes the size inaccurate.
  7. Diligently check the condition of micropipettes.
Memahami Fungsi Alat-alat Laboratorium

Micropipette function and the parts contained therein

The Micropipette function actually has the same function as the regular pipette. The function of this micropipette is to move the solution or liquid in one place to another. The usual pipette is basically used at the smallest volume of 1 mili liter, while the micropipette is usually used on the volume below 1 mili liter.

History of Micropipettes

Micropipettes were first discovered in 1957 by a postdoctoral student, named Heinrich Schnitger at the University of Marburg, Germany. At that time, Heinrich Schnitger was frustrated by repeatedly carrying out small volume fluid transfers using pipettes. Because of this frustration, Heinrich developed a prototype micropipette in the form of a spring, and at the end comes with a plastic tip that is very easy to remove. The function of this tip is to accommodate temporary fluids, which will later be transferred to other glass tools or containers.

Existing micropipettes were developed from prototypes, previously made by Hendrich Schnitger. All you need to know is that the pipette design was patented in 1957. The Micropipette design you meet today looks more elegant, effective and simple. The design is a revolution in handling small volumes of fluid. In addition, the use of micropipettes has been widespread and has been used in various fields, ranging from medicine, biochemistry, molecular, medicine, and into a device that is already widely used in biological sciences.

Portions of micropipettes and their functions

A micropipette is a tool used to accurately transfer a small amount of a solution. The Micropipette parts and functions are as follows:

Plunger button

This part is moving upwards at the time of removal, and down at the time of being pressed. The function of the plunger button is to measure the quantity of the air that has been withdrawn, then exhalated the liquid volume, and secreted by pipette tip.

Shaft

The shaft function is as a place to attach the ejector arm handle, which then connects between the Micropipette and the plastic tip.

Volume Adjustment Knob

For this section, you will adjust the liquid volume to be transferred.

Plastic Tip

The function is to hold the liquid when the process of withdrawal of liquid volume until it is transferred. The small will be adjusted to the volume of the liquid transferred and Micropipetnya capacity.

Ejector arm

This section serves to push the plastic tip so that it is detached from the micropipette.

TIP ejector button

Function to release or “eject” the plastic tip when finished use or as a replacement tip.

bagian bagian vortex mixer

Cara Menggunakan Mikropipet Dengan Tepat

Dalam beberapa kegiatan di laboratorium tentunya anda akan menggunakan mikropipet, maka mengetahui cara menggunakan mikropipet dengan benar sangatlah penting. Cermat dalam melakukan berbagai kebutuhan lab tentunya adalah hal yang harus benar-benar diperhatikan dengan baik. Sehingga tidak sampai ada kesalahan yang akhirnya akan membuat hasil lab tidak sesuai dengan yang seharusnya dilakukan.

 

Memperhatikan Cara Menggunakan Mikropipet

Ada berbagai hal yang memang harus menjadi perhatian anda untuk mengaplikasikan mikropipet dalam memindahkan cairan khusus di laboratorium. Dengan memperhatikan hal tersebut maka akan lebih mudah bagi anda mendapatkan hasil pemindahan cairan sesuai kebutuhan perlakuannya. Berikut beberapa cara menggunakan mikropipet yang perlu anda perhatikan dengan baik dan benar yaitu :

  • Ada tips berbeda untuk digunakan pada setiap jenis mikropipet, sehingga anda perlu mengenali tips mana yang harus digunakan untuk ukuran larutan tertentu. Setelah menentukan pilihan tips yang tepat sesuai kebutuhan maka anda juga harus memastikan bahwa tips tersebut sudah terpasang dengan tepat
  • Memastikan bahwa anda sudah mengatur volume mikropipet terlebih dahulu sesuai kebutuhan penggunaannya, sehingga cek ulang pengaturan tersebut
  • Anda harus menekan knop sampai ke hambatan pertama kemudian masukkan tips ke dalam larutan. Kemudian untuk mengambil larutan anda tekan knop sampai hambatan kedua dan pastikan larutan yang diambil sudah dipindahkan sepenuhnya
  • Aplikasikan mikropipet sesuai dengan volume yang diukur atau dibutuhkan sehingga jangan sampai anda menggunakan pipet dibawah jumlah yang dianjurkan untuk masing-masing jenisnya

Memperhatikan beberapa hal tersebut sangatlah penting pada saat anda menggunakan mikropipet, sehingga cairan yang diukur akan bisa didapatkan secara optimal. Melakukan kesalahan sedikit saja bisa mempengaruhi tingkat valid dari larutan yang akan dipindahkan.

 

Tips Penting Dalam Menggunakan Mikropipet

Ternyata masih banyak kesalahan yang dilakukan saat mengaplikasikan mikropipet. Beberapa kesalahan berasal dari hal yang sederhana tetapi penting untuk diperhatikan. Sehingga anda perlu mengetahui mengenai kesalahan tersebut untuk bisa meminimalisasi adanya kekurangan saat mengaplikasikan mikropipet. Berikut beberapa kesalahan yang harus anda hindari saat menggunakan mikropipet yaitu :

  • Jangan sampai anda lupa memasangkan tips di ujungnya saat akan digunakan karena hal tersebut akan menimbulkan kontaminasi di dalam pipet
  • Menggunakan pipet melebihi batasnya akan membuat kerusakan mesin pipet dan keakuratannya menjadi berkurang
  • Untuk mengambil tips jangan sampai anda menekannya terlalu keras atau sampai berulang-ulang, tidak juga terlalu lemah karena bisa membuat tipsnya lepas sehingga harus hati-hati namun tepat
  • Membersihkan dan melakukan pengecekansecara berkala untuk memastikan tingkat keakuratan serta mencegah terjadinya kontaminasi
  • Saat akan mengambil larutan yang dibutuhkan maka pastikan anda tidak mengangkat pipet karena nantinya jumlah larutan yang masuk bisa saja tidak akurat sesuai kebutuhan anda

Berbagai hal penting tersebut tidak bisa disepelekan dan perlu mendapatkan perhatian khusus. Dengan begitu maka anda akan dapat memaksimalkan penggunaan pipet ini agar tidak sampai melakukan kesalahan yang akan mempengaruhi hasil jumlah larutan yang dipindahkan menggunakan mikropipet ini. Maka jangan sampai anda tidak mengetahui bagaimana  cara menggunakan mikropipet dengan baik dan benar, selain itu berbagai catatan lainnya juga harus menjadi perhatian yang optimal.