Kriteria Distributor Alat Laboratorium Kimia

Kriteria Distributor Alat Laboratorium Kimia dengan Layanan Terpercaya

Distributor Alat Laboratorium Kimia Terpercaya

Menemukan distributor alat laboratorium kimia berpengalaman dengan kualitas layanan profesional sekarang ini merupakan suatu kebutuhan. Sebelumnya, laboratorium secara umum bisa dibedakan menjadi 3 jenis yaitu laboratorium kimia, biologi, dan fisika. Bagi Anda yang bekerja di laboratorium, baik dalam skala edukasi ataupun instansi khusus tentu paham benar akan pentingnya ketersediaan alat lab berkualitas.

Pasalnya bermacam perlengkapan dan peralatan laboratorium dibutuhkan seperlu menjamin tugas lab berjalan lancar.

Alat laboratorium kimia sendiri kini hadir semakin canggih seiring perkembangan teknologi. Peralatan lab berteknologi terkini penting untuk kinerja lab yang lebih mumpuni. Dimana alat-alat laboratorium yang terjamin mutunya hanya bisa Anda dapatkan dari supplier atau distributor dengan layanan terpercaya.

Lab Indo day 2

IBS Distributor Produk Eppendorf Cek Katalog Kami

Cukup mudah mencari distributor peralatan lab, Anda bisa mencarinya melalui internet. Dengan memasukkan kata kunci tertentu Anda akan disajikan banyak rekomendasi distributor peralatan lab. Namun, dari sekian banyak nama distributor yang disajikan di halaman search engine tentu tidak bisa semuanya dipilih. Waspadai distributor abal-abal yang menjual alat dengan jaminan mutu kurang. Karenanya kenali distributor alat laboratorium kimia dengan layanan terbaik yang memiliki beberapa kriteria berikut:1

  • Memiliki Reputasi Bagus

Tentu sebagai pengelola lab Anda tidak ingin mengambil risiko dengan membeli produk lab yang tidak jelas kualitasnya. Inilah mengapa Anda harus mampu mengenali distributor peralatan lab yang memiliki reputasi baik. Hal ini tidak sulit, lantaran Anda bisa menanyakan rekomendasi dari rekan yang menyatakan puas dengan mutu produk lab dari distributor tertentu.

Alternatif lain Anda juga bisa memanfaatkan sejumlah testimoni pelanggan untuk menemukan distributor berpengalaman. Karena kualitas layanan tidak akan pernah berbohong. Jika pihak distributor mampu melayani secara prima, tentu banyak pelanggan yang merasa puas dan rela membantu promosi meski tanpa diminta.

  •  Memiliki Stok Alat Lab Berkualitas Baik

Kriteria layanan mumpuni supplier peralatan lab kimia juga bisa diketahui dari ketersediaan stok alat yang dimiliki. Dimana supplier terpercaya tidak ingin membuat kecewa pelanggannya dengan mengatakan stok barang habis atau tidak ada. Sehingga sebisa mungkin pihak distributor alat lab pasti akan melengkapi jenis dan tipe peralatan laboratorium kimia yang dijual.

Selain menawarkan varian lengkap, kualitas alat lab juga akan dipertimbangkan. Dimana kualitas alat laboratorium yang dijual termasuk dalam jajaran atas dari brand yang sudah teruji dan berstandar dengan varian lengkap. Singkatnya bukan sekedar menjual produk murah yang tidak terjamin kualitas dan keamanan penggunaannya. Hal ini tidak lain guna memberi kemudahan bagi pelanggan dalam memilih jenis alat laboratorium yang dibutuhkan.

  • Serius dalam Memberi Pelayanan

Distributor alat laboratorium kimia yang layak dipilih adalah distributor yang terlihat serius dalam memberikan pelayanan. Salah satu bukti keseriusan bisa dilihat dari penyediaan layanan yang memudahkan, seperti pelayanan jual-beli online melalui website. Teknologi sekarang ini sudah berkembang, sehingga memanfaatkan teknologi dalam pelayanan sudah semestinya dilakukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pihak distributor mampu bersikap fleksibel dan mengikuti perkembangan jaman. Jadi bukan malah bersikap jadul dengan hanya membuka toko konvensional yang sulit ditemukan.

Akan tetapi, memiliki web saja belum cukup. Website distributor peralatan laboratorium kimia yang dibuat juga harus dikelola secara profesional. Dimana tampilan web sebaiknya memungkinkan penggunaan yang mudah. Update informasi pun harus dilakukan setiap hari agar selalu memberi informasi positif dan bermanfaat bagi pelanggan. Dengan demikian pelanggan bisa mencari informasi seperti jenis produk, spesifikasi, informasi harga, dan info penting lainnya yang diperlukan tanpa harus repot mencari.

  • Mudah Dihubungi Sewaktu-Waktu

Meski sudah memiliki web komersil, distributor penyedia alat lab profesional juga harus menyadari pentingnya identitas lengkap. Karenanya pihak distributor handal biasanya juga akan mencantumkan alamat kantor yang bisa dikunjungi. Pasalnya tidak sedikit pelanggan yang bersikap sangat selektif dan waspada. Sampai membuat pelanggan rela datang jauh-jauh sekedar untuk membuktikan kebenaran dari keberadaan distributor.

Beserta alamat, distributor juga akan menuliskan kontak telepon, email, atau lainnya agar bisa dihubungi sewaktu-waktu dibutuhkan. Komunikasi itu penting yang menjadi jembatan antara pihak penjual dan pembeli. Dengan komunikasi sehat tentu pelanggan dapat mengetahui sejumlah informasi yang diperlukan, khususnya mengenai peralatan laboratorium yang ingin dibeli.

  • Harga Kompetitif dengan Berbagai Macam Pilihan Pembayaran

Distributor profesional tahu benar bagaimana harus menerapkan harga jual. Memang benar harga cukup menentukan kualitas produk. Namun, sekedar menjual mahal tidak lantas menjamin mutunya. Oleh sebab itu, distributor penyedia alat lab bermutu hanya akan menawarkan harga kompetitif. Harga kompetitif artinya harga bisa bersaing dengan distributor lain yang menawarkan produk alat lab serupa. Dimana harga alat ditawarkan sebanding dengan kualitas produk.

Selain itu, pihak distributor peralatan laboratorium terpercaya sudah seharusnya menyediakan banyak macam pilihan pembayaran. Layanan fasilitas ini tidak lain untuk memudahkan pelanggan. Bukan hanya itu, pilihan pembayaran yang diberlakukan juga harus terjamin aman. Sehingga pelanggan bisa memilih sistem bayar yang dirasa pas dan menjamin uang mereka terkirim secara aman.

  • Adanya Training

Adanya training atau pelatihan akan menjadi nilai tambah yang diberikan oleh distributor pada konsumen. Distributor yang baik biasanya menyediakan sebauh media maupun wadah yang dapat meberikan informasi lebih pada konsumen. Hal ini tentu penting mengingat konsumen yang sangat membutuhkan panduan baik itu cara penggunaan maupun saran-saran dalam perawatan alat. Sebagai distributor yang dapat dipercaya, tentunya mengetahui mengenai produk yang dipasarkan.

Demikian beberapa kriteria distributor penyedia alat lab kimia yang memiliki layanan bagus. Sebagai pelanggan tentu Anda mendambakan layanan mumpuni agar kebutuhan membeli peralatan laboratorium bisa lebih praktis, mudah, cepat, dan aman. Tentunya dengan bonus ketersediaan alat lab kimia high quality. Pasalnya hanya alat berkualitas yang mampu menjamin proses pelaksanaan eksperimen di lab berjalan lancar. Jadi kenali kriteria distributor alat laboratorium kimia profesional dengan layanan terpercaya guna mendapat peralatan lab bermutu bagus.

Macam Macam Pipet Laboratorium

Various types of laboratory pipettes

The kinds of pipettes are determined based on the purpose of their use with a different level of accuracy. Pipettes are used to move liquids with a certain volume when doing research in the laboratory. Unlike the pipettes in general, laboratory pipettes have a certain degree of accuracy in carrying out their functions to move fluids into the test tube.

Based on the material and how to use it, the pipette is divided into 2 types, namely glass pipette and pipette pipette. Glass pipette is a type of pipette made of glass which in its use requires suction aids to suck and remove fluids. The intended suction tool is a rubber ball (filter) with an average suction ability above 1 ml. While the piston pipette is a pipette that is equipped with a piston and is made of non-glass material. The piston is used to suck and remove fluids with suction ability below 1 ml.

Here are the kinds of pipettes that you need to know based on the volume measure and function.

Types – Types of Pipettes and Their Functions
Measuring pipettes
The measuring pipette is a laboratory glass instrument with a long and pointed cylindrical shape at the lower end. This type of pipette has the main function to move chemicals from one container to another. A tool is needed in the form of a filler pipette or ball pipette to take the solution. The measuring pipette has a measuring scale per milli and does not have bloating in the middle. Measuring pipettes are divided into several types of sizes with certain color codes. Yellow color used a 1 ml volume measuring pipette with a scale of 0.01 ml.

Black for a 2 ml volume pipette with a scale of 0.02 ml. For red pipette volume 5 ml with a scale of 0.05. While the orange color of the 10 ml volume pipette with a scale of 0.1 ml. White color for pipette volume of 25 ml with a scale of 0.1 ml. The scale intended is the smallest scale.

Drop pipette
Drop pipettes made of plastic or glass with a pointed bottom tip and covered with rubber on the top. And this pipette serves to move liquids with very little amount. The researcher will move the liquid drop by drop using this pipette. How to use it is quite easy, the rubber ball at the top is pressed and held then put in a container that has liquid.

When the pipette has entered into a container filled with liquid, remove the rubber that is being held then move the pipette to the other container. To move fluid again, only need to do the same steps repeatedly until the number of liquid droplets is fulfilled.

Volume pipette
Unlike the previous two types of pipettes, the volume pipette has bubbles in the middle. This type of pipette has a better level of accuracy than a measuring pipette. Volume pipettes are usually used to take solutions or liquids with quantitative measurements. Same with measuring pipettes, volume pipettes consist of various sizes that are distinguished using color codes.

Dark blue is used for pipette volume which has a volume of 1 ml and 25 ml. While Orange is used for pipettes that have a volume of 2 ml and 10 ml. And white for pipettes that have a volume of 5 ml and red are used for pipettes with a volume of 50 ml.

Burette Pipette
Burette pipettes are used to measure the volume of liquid produced by tirasi. In the shape of a cylinder, the burette pipette has a measuring line and a tap plug at the bottom. The main function of this pipette is to drip a certain amount of liquid reagent in an experimental activity that requires precision. Burette measurement results are very accurate. Based on its size, the burette pipette is divided into several sizes, namely macro burette, semimacro burette and 10 ml macro burette.

While based on the designation, burette is divided into 4 types. Acidic burette is used for acidic chemical solutions. Base burette is used for alkaline solutions, burette amberglas is used for types of solutions that are easily oxidized to sunlight and universal burettes are used for liquids both acidic and basic.

Micropipette
This type of pipette is usually used to move a solution whose volume is below 1 ml accurately. Other types of pipettes such as measuring pipettes and glass pipettes do not have enough accuracy to move liquids below 1 ml. Therefore, to move liquids with volumes below 1 ml, people will tend to use micropipets or often called automatic pipettes.

Micropipets can be set to any size as long as they are in the pipette range. Even though the micropipette has been designed accurately and also precisely by the factory, this tool still needs to be calibrated if it is used for an accredited laboratory.

Micropipette consists of two parts in the form of a pippete tip and automatic pippetor. Automatic pippetor has a function to pump the solution.

In the laboratory, pipettes are widely used for testing molecular biology, medicine and analytical chemistry. Pipettes are deliberately made with various functions and a certain level of accuracy. Pipette calibration is an important thing to do to maintain the quality standards of the equipment used by the laboratory. By doing calibration, pipettes and other laboratory equipment can work correctly in accordance with the rules of the rules that apply and according to expectations. You who are often in the laboratory need to know the kinds of pipettes.

Also Read: Knowing How to Use a Centrifuge and its Types

Cara Penggunaan Pipet Ukur dengan Aman

Langkah Mudah Cara Penggunaan Pipet Ukur dengan Aman

Pipet ukur adalah salah satu alat yang digunakan di berbagai macam laboratorium. Alat ini termasuk ke dalam alat gelas. Cara penggunaan pipet ukur harus dengan cara yang benar agar aman. Salah satu fungsi penting ialah Untuk mengambil larutan dengan ukuran tertentu. Ukuran dari pipet ukur ini bermacam-macam dari ukuran 1 ml, 2 ml, 5ml, 10 ml dan seterusnya. Pipet ukur salah satu alat laboratorium kimia yang paling sering digunakan. Alat laboratorium kimia yang satu ini memiliki fungsi yang spesifik pada setiap jenis pipet ukur.

Eppendorf Training 1

Fungsi Pipet Ukur 

Alat laboratorium ini memiliki fungsi hampir sama dengan pipet lainnya. Yang mana Pipet ukur berfungsi untuk memindahkan cairan atau larutan ke dalam wadah dalam berbagai ukuran volume dan skala terbesar adalah 50ml. Ada 2 jenis pipet ukur yaitu pipet serologi dan pipet mohr. 

  1. Pipet serologi, Pipet harus dikosongkan sepenuhnya. 
  2. Pipet mohr, Pipet hanya dikosongkan ke tanda kalibrasi terendah karena cairan yang tersisa bukan bagian dari volume yang diinginkan. 

Sementara dari bahan pembuatannya sendiri ada 2 macam pipet ukur, yang terbuat dari plastik dan kaca.

Ada beberapa pipet ukur dengan brand terkenal yang memasarkan jenis-jenis pipet ukur tersebut dengan menggunakan kode warna sebagai pembeda yang dilakukan dengan sangat mudah. Warna yang Anda temukan berupa warna kuning,hijau, biru,orange, dan merah.

Pipet ini biasanya digunakan untuk mengambil larutan yang pekat, hal ini ditujukan untuk keselamatan di laboratorium, karena jika mengambil bahan yang pekat menggunakan gelas beker/gelas kimia tentu sangat berisiko ketika menuangkan atau saat mencampurkannya, oleh sebab itu diciptakanlah alat ini untuk mempermudah pemidahan larutan pekat dan juga untuk mengambil larutan dengan jumlah yg tepat dan akurat. Pipet ukur ini lebih teliti dari pada gelas kimia, dan gelas ukur sehingga untuk laboratorium analisa biasanya menggunakan alat ini dalam kesehariannya.

Cara Penggunaan Pipet ukur

Untuk menggunakan pipet ukur, dibutuhkan rubber bulb atau elektronik pipet kontroler. Rubber bulb berupa karet yang digunakan untuk menghisap larutan dari dalam pipet ukur. Elektronik pipet kontroler memiliki fungsi yang sama dengan rubber bulb. Tetapi kontroler ini bekerja secara elektronik.

Berikut cara menggunakan pipet ukut :

  1. Pasang/hubungkan pipet ukur dengan rubber bulb/elektronik pipet kontroler. Pastikan terpasang dengan benar.
  2. Ambil larutan yang ingin dipindahkan,sesuaikan volumenya dan pindahkan ke wadah yang diinginkan.

Baca Juga:  Cara Menggunakan Gelas Ukur Yang Harus Anda Ketahui

Fungsi Erlenmeyer

Fungsi Erlenmeyer Yang Perlu Anda Ketahui

Mengenal lebih dekat dengan erlenmeyer

Erlenmeyer atau yang dikenal juga dengan termos titrasi atau termos yang berbentuk kerucut (BrE) merupakan sejenis labu laboratorium yang mempunyai dasar datar, leher berbentuk silinder dan badan yang berbentuk kerucut. Labu ini dinamai oleh Emil Erlenmeyer yang merupakan seorang ahli kimia Jerman (1825-1909). Memiliki dasar yang lebar, dan sisi yang melengkung ke atas, tentunya labu ini bisa dibangun dari plastik atau kaca, dalam berbagai volume. Mulut labu erlenmeyer dapat mempunyai bibir manik-manik yang dapat dihentikan menggunakan selembar kapas, karet bug atau gabus atau jenis stopper lainya. Sebagai alternatif, leher erlenmeyer ini dilengkapi kaca ground atau konektor lainnya yang digunakan dengan sumbat khusus.

Leher yang sempit dan sisi yang meruncing pada labu ini akan memungkinkan isi labu dicampur dengan cara diputar-putar, tanpa takut tertumpah, dengan begitu sangat cocok untuk titrasi. Fitur seperti ini juga membuat labu sesuai digunakan untuk cairan mendidih. Uap panas yang mengembun pada bagian atas labu, akan mengurangi kehilangan pelarut. Pada dasarnya labu erlenmeyer ini digunakan sebagai alat untuk mengukur, menyimpan, dan mencampur cairan. Alat laboratorium yang satu ini merupakan salah satu alat paling umum yang digunakan di dalam laboratorium kimia. Ukuran paling umum dari erlenmeyer ini adalah 250 ml hingga 500 ml, tetapi juga ada yang berukuran 50 ml, 125 ml, 250 ml, hingga 1000 ml.

Mengetahui fungsi labu erlenmeyer

Nah, setelah anda mengetahui apa itu erlenmeyer, maka sudah saatnya anda mengetahui apa-apa saja fungsi dari erlenmeyer ini. Secara umum, labu Erlenmeyer ini banyak digunakan karena memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Berfungsi untuk mengukur serta mencampur bahan-bahan analisa
  • Tempat untuk melakukan titrasi bahan
  • Sebagai wadah untuk menampung larutan, bahan yang padat maupun cairan
  • Meracik dan melarutkan (menghomogenkan) bahan-bahan komposisi media
  • Erlenmeyer tanpa tutup asah yang digunakan untuk titrasi dengan pengocokan lemah hingga sedang
  • Erlenmeyer dengan tutup asah yang digunakan untuk titrasi dengan pengocokan kuat, yang dihubungkan dengan alat destilasi, alat ekstraksi, dan sebagainya

Selain itu, labu erlenmeyer juga dapat digunakan di dalam mikroba, yang digunakan untuk persiapan kultur mikroba. Erlenmeyer yang digunakan pada kultur sel disterilkan dan kemungkinan mempunyai penutup yang tertutup guna meningkatkan pertukaran gas selama terjadinya inkubasi dan bergetar. Volume cairan yang digunakan minimal, biasanya tidak lebih seperlima dari volume labu total. Pada intinya adalah labu erlenmeyer ini digunakan sebagai tempat atau wadah penyimpanan media atau larutan. Dan juga dapat digunakan dalam mencampur larutan kimia yang nantinya digunakan untuk uji laboratorium.

Eppendorf CCC Clinic

Aturan bagaimana cara menggunakan erlenmeyer untuk kebutuhan laboratorium

Labu Erlenmeyer adalah salah satu perangkat dari uji laboratorium berbentuk seperti botol. Dan tahukah anda seperti apakah cara menggunakan labu erlenmeyer ini untuk kebutuhan laboratorium? Ada banyak alat laboratorium yang memang terbuat dari bahan pyrex (bahan sejenis mika, namun bukan kaca). Untuk anda yang ingin sekali belajar sains laboratorium, maka anda akan cepat akrab dengan pemakaian alat semacam ini. Namun, pemakaian alat lab yang berbahan pyrex ini tidak boleh dilakukan secara asal. Karena terdapat kaidah yang perlu dipegang dengan tertib. Walaupun terlihat sepele, namun cara memegang alat pyrex tentunya sangat mempengaruhi ergonomisitas kerja yang anda lakukan selama melakukan uji.

Perhatikan Cara Pegang Anda

Hamir setiap peralatan labor tidak hanya labu erlenmeyer saja, ada juga labu ukur, gelas ukur, pipet titer, tabung reaksi, dan sebagainya. Tentunya alat-alat ini memiliki cara pegang yang juga berbeda-beda. Perlu diperhatikan bagaimana cara menggunakan labu erlenmeyer yaitu dengan memegang leher botol. Hal ini tentunya sangat penting untuk anda ketahui, karena ada banyak orang yang beranggapan jika memegang labu erlenmeyer adalah dengan cara memegang perut botol dan menyangganya. Selain itu, labu Erlenmeyer seringkali digunakan untuk menyimpan media tanam yang padat-cair, misalnya saja seperti Potato Dextrose Agar (PDA) serta Natrium Agar (NA) yang perlu dipanaskan terlebih dahulu sampai mencair.

Tentunya larutan ini memiliki suhu panas + 90 derajat Celcius. Maka dari itu, sangat tidak memungkinkan jika anda memegangnya dengan tangan telanjang. Sehingga, memegang labu Erlenmeyer pada leher botol dilakukan semata-mata untuk alasan keamanan. Pada saat mencampur larutan, maka cara menggunakan labu erlenmeyer ini adalah dengan cara tetap memegang pada leher botol. Dan pencampuran dilakukan adalah memegang leher botol dengan menggunakan satu tangan, selanjutnya digoyangkan secara berputar dengan perlahan-lahan sampai larutan bisa menyatu.

Sedangkan tangan lain bisa tetap santai dan tenang. Sedangkan pandangan mata anda tertuju kepada larutan. Untuk keamanan, maka ada beberapa laboratorium yang memberlakukan aturan yang ketat penggunaan sarung tangan, jas lab, dan kacamata pengaman. Selain itu, karena pada labu erlenmeyer memiliki takaran volume larutan, maka sebisa mungkin saat anda mengisi larutan ke dalam labu erlenmeyer, maka jangan sampai melebihi batas dari tulisan volume. Hal ini dilakukan juga karena alasan keamanan. Karena ada beberapa larutan yang mungkin saja reaktif terhadap suhu dan nantinya akan memuai.

Semoga berbagai pembahasan yang telah dipaparkan di atas bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda. Demikianlah berbagai paparan mengenai fungsi erlenmeyer.

Cara Menggunakan Centrifuge dan Macam

Mengetahui Cara Menggunakan Centrifuge dan Macam – Macamnya

Centrifuge dan Penggunaannya

Sudahkah Anda mengetahui cara menggunakan Centrifuge dengan baik dan benar dan macam-macamnya? Berikut penjelasan serta pengertian dari sentrifugasi.

Salah satu teknik pemisahan campuran yang penting selain destilasi ialah sentrifugasi. Pengertian Sentrifugasi adalah teknik pemisahan campuran yang dilakukan dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Teknik ini paling sering digunakan ketika berhubung dengan bidang biokimia, utamanya pada pemisahan makromolekul atau koloid dari cairan lain. 

Penggunaan Centrifuge di Laboratorium

Sentrifugasi sangat berguna pada penelitian dan analisis biomolekuler karena dalam proses pemisahannya, tidak terjadi kerusakan struktur sample. Seperti pada pemisahan protein-protein dalam sample, pemisahan sukrosa, selulosa, virus dan beragam makromolekul lainnya.

Aplikasi Sentrifugasi

  1. Untuk Pemisahan bubuk kapur dari air
  2. Pemisahan lemak dari susu untuk membuat susu skim (skimmed milk)
  3. Pemisahan komponen urin dari darah dalam analisis forensik

Dasar Teori Sentrifugasi

Sampel yang akan dipisahkan dimasukkan ke dalam tabung uji (test tube) kemudian di masukkan dalam alat sentrifuge (centrifuge). Alat sentrifuge akan memutar tabung uji (test tube) dengan kecepatan tertentu, kemudian molekul dengan massa jenis yang lebih besar akan terfokus ke bagian dinding tabung sentrifuge sedangkan molekul dengan massa jenis yang lebih rendah akan terkumpul di bagian tengah (axis). Molekul yang berkumpul di dinding tabung akan membentuk massa yang lebih besar dan tertarik gravitasi sehingga berkumpul di bagian dasar tabung, sedangkan molekul yang memiliki massa jenis lebih kecil berada di bagian atas.

5425 w logo

Cek Katalog Produk Centrifuge IBS Disini!

Cara Penggunaan Sentrifus

  1. Untuk mengoperasikan colokkan alat pada stop kontak
  2. Siapkan sample yang akan diputar dan letakkan pada tempatnya secara simetris dan seimbang
  3. Jika persiapan sample telah selesai nyalakan mesin
  4. Kemudian set TIMER pada waktu yang dikehendaki dengan memutar knob,timer akan berhenti dengan sendirinya sesuai dgn capaian waktunya
  5. Pilih kecepatan dengan memutar SPEED
  6. Alat akan langsung berputar ditandai dengan lampu operation menyala.
  7. Tunggu sampai alat berhenti berputar lalu keluarkan sampel
  8. Matikan alat dengan menekan tombol POWER

Macam-macam Centrifuge

  • General Purpose Centrifuge

Model biasanya adalah tabletop (bisa diletakkan di atas meja) yang dirancang untuk pemisahan sampel urine, serum atau cairan lain dari bahan padat yang tidak larut. Centrifuge ini biasanya berkecepatan 0-3000 rpm, dan bisa menampung sampel dari 5-100 ml.

  • Micro Centrifuge

Micro Centrifuge Atau disebut juga microfuges, memutar microtubes khusus pada kecepatan tinggi. Volume micotubes berkisar 0.5-2.0 ml

  • Speciality Centrifuge

Merupakan centrifuge yang dipakai untuk keperluan yang lebih spesifik. Seperti microhematokrit centrifuges dan blood bank centrifuges, yang dirancang untuk pemakaian spesifik di laboratorium klinik.

  1. Microhematokrit centrifuge adalah merupakan variasi dari microcentrifuge yang dapat menampung sampel kapiler untuk pengukuran volume hematokrit pack cell.
  2. Blood bank Centrifuge adalah centrifuge yang dipakai dibank darah dan serologi yang dirancang untuk memisahkan sampel serologis dalam tabung.
  3. Centrifuge Berkecepatan Tinggi adalah ultracentrifuge yaitu centrifuge berkecepatan tinggi yang berputar dengan kecepatan diatas 50.000 rpm. Dilengkapi dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap dingin selama sentrifuges. Centrifuge ini lazim dipakai dilaboratorium penelitian.
  4. Refrigerated centrifuge adalah centrifuge berkecepatan tinggi yang berputar dengan kecepatan 0-20.000 rpm. Tipe Centrifuge ini dilengkapi dengan system pendinginan untuk menjaga agar sampel tetap dingin selama sentrifuges. Centrifuge ini lazim dipakai dilaboratorium penelitian.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan centrifuge

  1. Centrifuge harus berada di tempat yang datar air
  2. Bersihkan dinding dalam dengan larutan antiseptic setiap minggu atau bila ada tumpahan atau tabung yang pecah
  3. Gunakan tabung sesuai ukuran tiap centrifuge
  4. Beban harus dibuat seimbang sebelum centrifuge dijalankan.
  5. Pastikan penutupnya telah menutup dengan baik dan kencang sebelum centrifuge dijalankan
  6. Periksa bantalan pada wadah centrifuge.