seorang peneliti sedang melakukan ekstraksi

Apa yang Dimaksud dengan Ekstraksi?

Pengertian ekstraksi adalah pemisahan zat terlarut atau senyawa yang tercampur dalam suatu larutan berdasarkan perbedaan kelarutannya. Selain memahami pengertian ekstrasi, terdapat juga banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi proses ekstraksi yang perlu diketahui. Diantaranya bisa dilihat dari teknik ekstraksi yang akan digunakan, pelarut bahan yang akan diekstrak, serta ukuran partikel yang akan diekstrak dan temperatur udara. Metode ekstraksi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperi pada bidang makanan, farmasi, kimia serta bidang lainnya. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses ekstraksi, adalah:

  • Selektivitas, pelarut yang digunakan harus selektif untuk mengekstraksi zat-zat tertentu yang ingin diekstrak agar dapat menghasilnya hasi ekstraksi yang murni.
  • Pelarut yang digunakan harus memiliki kemampuan untuk melarutkan senyawa ekstraksi yang tinggi
  • Kemampuan tidak saling bercampur, pada ekstraksi cair, pelarut tidak boleh larut dalam bahan ekstraksi.
  • Kerapatan, Pelarut sebaiknya memiliki perbedaan kerapatan yang besar dengan bahan yang akan di ekstrak.
  • Pelarut jangan sampai menimbulkan perubahan pada komponen-komponen bahan ekstraksi. Tapi dalam kasus tertentu perubahan secara kimia diperlukan untuk mendapatkan selektivitas yang tinggi.
  • Titik didih dari pelarut dan bahan yang akan di ekstrak tidak boleh terlalu dekat karena proses pemisahan biasa dilakukan dengan cara penguapan, distilasi dan rektifikasi.
  • Sebaiknya pelarut yang akan digunakan tidak mudah terbakar, tidak korosif, tidak beracun, memiliki viskositas yang rendah, bukan merupakan emulsifier, serta memiliki kondisi stabil secara kimia maupun fisika.

 

Baca Juga: Tahapan dan Proses Ekstraksi DNA

 

Jenis-jenis Ekstraksi

Ekstraksi dengan pelarut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu cara dingin dan cara panas. Jenis-jenis ekstraksi tersebut sebagai berikut:

  1. Ekstraksi yang dilakukan secara dingin dapat dilakukan dengan berbagai macam metode. Yang termasuk dalam metode ini adalah metode Maserasi yang merupakan metode ekstraksi yang menggunakan teknik pemisahan dengan proses sederhana, di mana pelarut digunakan dan diaduk beberapa kali pada suhu kamar. Sedangkan Perkolasi adalah metode ekstraksi yang terjadi menggunakan pelarut dalam bahan yang akan diekstraksi. Metode soxhletasi atau okletation adalah ekstraksi dengan pelarut selalu baru dengan bantuan alat khusus dan pengadukan terus menerus. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
  2. Sedangkan ekstraksi secara panas juga dapat dilakukan dengan beberapa cara. Yaitu metode Refluks yang merupakan metode ekstraksi yang terjadi dengan pemanasan, sehingga titik didih tertentu tercapai. Metode ekstraksi Infus adalah ekstraksi dengan air sebagai pelarut saat dipanaskan. Dekok adalah proses infus yang hanya dilakukan dalam periode waktu yang lebih lama. Metode Destilasi uap, ekstraksi dengan penguapan. Sama seperti metode dingin, masing-masing metode ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *