Shaker adalah

Shaker: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Anda tentu sudah mengetahui bahwa ada banyak peralatan penting di laboratorium. Salah satu peralatan penting tersebut adalah shaker.

Bagi Anda yang bekerja di laboratorium dan bekerja dengan beragam jenis larutan, keberadaannya sangat vital. Untuk lebih mengetahui tentang alat ini berikut dengan jenis dan fungsinya, simak ulasannya di bawah ini.

Mengenal shaker laboratorium

Istilah “shaker” sering diidentikkan dengan cairan. Bukan hanya di laboratorium medis, industri makanan dan minuman (mamin) pun memanfaatkan shaker untuk mengolah minuman.

Ini karena pada dasarnya alat tersebut dipahami sebagai sebuah alat yang digunakan untuk melakukan proses homogenisasi pada cairan. Untuk Anda ketahui, homogenisasi adalah sebuah proses untuk membuat zat menjadi seragam (termasuk ukuran partikelnya).

Shaker adalah homogenizer yang paling umum digunakan. Alat ini memanfaatkan getaran untuk kemudian menyeragamkan partikel larutan.

Getaran yang ditimbulkan merupakan gerakan satu arah. Jenis getaran yang dihasilkan  berbeda-beda, menyesuaikan jenis shaker yang digunakan.

Jenis dan fungsinya

Dalam pemakaiannya, alat ini memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Berikut penjelasannya.

Vortex

Vortex Shaker adalah alat yang berfungsi untuk menyeragamkan larutan. Alat ini yang ditemukan oleh Kraft bersaudara ini berukuran kecil sehingga ukuran larutan yang dihomogenkan pun sedikit. Biasanya larutan akan ditempatkan pada wadah kecil seperti tabung reaksi atau micro tube lain yang serupa.

Alat ini digerakkan oleh sebuah motor listrik, Bagian badannya tersusun atas platform untuk meletakkan sampel, drive shaft yang bergerak vertikal saat alat dinyalakan, dan potongan karet di bagian tengah. Saat mesin motor menyala, potongan karet yang ada di bagian tengah akan berputar dengan cepat. Gerakan inilah yang kemudian akan menyeragamkan larutan.

Di luar sebagai homogenizer, VS juga dapat berfungsi sebagai alat utnuk menyingkirkan sel. Dengan kegunaan tersebut, alat ini kerap dijumpai di laboratorium ilmu hayati atau kultur sel.

Platform Shaker

Platform Shaker memiliki ciri berupa papan horizontal sebagai platform untuk meletakkan sampel yang akan melalui proses homogenisasi. Berbeda dengan VS, ukuran platform  lebih besar sehingga jumlah sampel yang akan dihomogenkan bisa jauh lebih banyak.

Umumnya, sampel diletakkan pada wadah beralas datar seperti labu Erlenmeyer atau gelas kimia. Anda juga bisa menggunakan tabung reaksi yang diberi alas datar terlebih dahulu.

Gerakan dari PS juga relatif lebih bervariasi dibanding VS. Arah gerakan, kecepatan getaran, serta sudut ayunnya lebih variatif (tidak hanya dalam gerakan vertikal saja). Alat ini sangat cocok digunakan untuk homogenisasi larutan yang memiliki tingkat kekentalan dan tinggi akan padatan.

Incubator Shaker

Seperti namanya, Incubator Shaker merupakan gabungan antara dua alat sekaligus, yaitu inkubator dan shaker. Fungsinya pun mencakup fungsi kedua alat tersebut. Jadi, alat ini mampu berfungsi sebagai sebuah inkubator bagi sampel sekaligus menjadi agen homogenizer dalam satu waktu.

Biasanya alat tersebut digunakan untuk ulangan DNA atau terkadang inkubasi mikroba. Alasannya tak lain adalah karena IS mampu mempertahankan kondisi optimal dari sampel yang digunakan dalam eksperimen tersebu

Bahkan alat ini, termasuk dalam salah satu instrumen penting yang harus ada di sebuah laboratorium. Hal ini dikarenakan, banyak kegunaannya bagi beragam eksperimen di laboratorium, terutama yang berhubungan dengan proses homogenisasi.

Apabila Anda membutuhkan shaker berkualitas terbaik, dapatkan segera di Infiniti Bioanalitika Solusindo, distributor alat-alat laboratorium terlengkap di Indonesia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *